1.1 Pengertian
Kewirausahaan
Pengertian kewirausahaan memiliki banyak arti dan berikut
adalah pengertian kewirausahaan menurut beberapa para ahli, yaitu:
1. Harvey
Leibenstein (1968, 1979), kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang
dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar
belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi
produksinya belum diketahui sepenuhnya.
2. Penrose
(1963), kegiatan
kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.
3. Frank Knight (1921), kewirausahawan
mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan
dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan
disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti
pengarahan dan pengawasan.
1.2 Manfaat Wirausahawan
Kegiatan kewirausahaan dapat
membantu perekonomian menjadi lebih baik. Masyarakat yang menekuni bidang
wirausaha seperti ini akan menciptakan banyak peluang kerja sehingga menyerap
banyak tenaga kerja. Sebagai contoh, pada sebuah acara tayangan televisi kita
lihat ada seorang pembuat kerajinan tangan dari bahan fiber glass. Awalnya
ia hanya mempekerjakan empat orang karyawan, tetapi seiiring perkembangan
usahanya, jumlah karyawannya menjadi 20 orang. Dari contoh nyata ini dapat kita
lihat bagaimana kewirausahaan menciptakan dan menyerap tenaga kerja. Hal lain adalah peran kewirausahaan yang
sangat besar tidak hanya pada masyarakat pada umumnya. Pemerintah, lembaga non
profit, dan LSM, serta perusahaan swasta juga memerlukan kewirausahaan, atau
disebut sebagai intrapreneurship, yaitu entrepreneurship yang ada
dalam organisasi, misalnya mustika ratu dan grup jawa pos.
Kewirausahaan memiliki empat manfaat
sosial; memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, menciptakan
teknologi, produk dan jasa baru, serta mengubah dan meremajakan pasar.
- Pertumbuhan Ekonomi. Dengan kewirausahaan, dapat
menciptakan lowongan pekerjaan baru bagi masyarakat. Contohnya dalam
bidang elektronika yang berdiri kurang dari 5 tahun akan lebih menciptakan
pekerjaan daripada perusahaan yang sudah berdiri lebih dari 20 tahun.
Dengan meningkatnya penciptaan pekuang atau lapangan pekerjaan baru akan
meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara.
- Produktivitas. Yaitu kemampuan untuk menghasilkan
lebih banyak barang dan jasa dengan tenaga kerja dan input lain yang lebih
sedikit. Fungsi wirausaha adalah menjalankan aset organisasi untuk
mendesain, menguji dan menghasilkan produk baru.
- Teknologi, Produk dan Jasa baru. Kewirausahaan memainkan
peran penting dalam memajukan perubahan teknologi, produk dan jasa
inovatif. Contoh usaha inovatif yang dihasilkan dari kewirausahaan
misalnya: penemuan radio FM, penisilin, mesin fotocopy, bolpen dan
lain-lain. Kewirausahaan juga menciptakan revolusi industri pada abad
kedelapan belas, yaitu industri penenunan kain dari kapas di Inggris yang
awalnya diimpor dari India. Karena kapasitas mesin terbatas, maka
kuantitas kain yang dihasilkan tidak maksimal. Proses yang panjang dari
penenunan kain tersebut pada akhirnya menciptakan suatu mesin pintal yang
meningkatkan kapasitas produksi.
- Perubahan Pasar. Dengan globalisasi akan menciptakan pasar baru yang sebelumnya tidak mendapat perhatian dari pengusaha lain. Contohnya pasar komputer yang awalnya dikuasai oleh IBM mendapat pesaing dari microsoft sertaApple computer.
1.3 Teori
Kewirausahaan
Kewirausahaan semakin berkembang dengan seiring berjalannya waktu,
maka lahirlah berbagai macam teori tentang kewirausahaan, akan coba saya
uraikan berbagai teori kewirausahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.
Neo
Klasik
Teori ini memandang perusahaan sebagai sebuah istilah
teknologis, dimana manajemen (individu-individu) hanya mengetahui biaya dan
penerimaan perusahaan dan sekedar melakukan kalkulasi matematis untuk
menentukan nilai optimal dari variabel keputusan. Jadi pendekatan neoklasik
tidak cukup mampu untuk menjelaskan isu mengenai kewirausahaan. Dalam teori ini
kemandirian sangat tidak terlihat, wajar saja, karena ini memang pada masa
lampau dimana belum begitu urgen masalah kemandirian, namun cukup bisa menjadi teori
awal untuk melahirkan teori-teori berikutnya.
2.
Kirzerian
Entrepreneur
Teori Kirzer menyoroti tentang kinerja manusia, keuletanya,
keseriusanya, kesungguhanya, untuk swa(mandiri), dalam berusaha, sehingga maju
mundurnya suatu usaha tergantung pada upaya dan keuletan sang pengusaha. Dari berbagai disiplin ilmu,
lahirlah teori kewirausahaan yang dipandang dari sudut pandang mereka
masing-masing.
Teori ekonomi memandang bahwa lahirnya wirausaha disebabkan karena adanya
peluang, dan ketidakpastian masa depanlah yang akan melahirkan peluang untuk
dimaksimalkan, hal ini berkaitan dengan keberanian mengambil peluang,
berspekulasi, menata organisasi, dan melahirkan berbagai macam inovasi.
Teori Sosiologi lebih
mempelajari tentang, asal-usul budaya dan nilai-nilai sosial disuatu
masyarakat, yang akan berdampak pada kemampuanya menanggapi peluang usaha dan
mengolah usaha, sebagai contoh orang etnis cina dan padang dikenal sebagai
orang yang ulet berusaha, maka fakta dilapangan menunjukkan, bahwa banyak sekali
orang cina dan padang yang meraih kesuksesan dalam berwirausaha. Teori psikologi, menurut Habib Amin teori ini lebih
menekankan pada motif individu yang melatarbelakangi dirinya untuk
berwirausaha, apabila sejak kecil ditanamkan untuk berprestasi, maka lebih
besar kemungkinan seorang individu lebih berani dalam menanggapi peluang usaha
yang diperolehnya.
Teori yang terakhir
adalah teori perilaku, bagaimana seorang wirausahawan harus memiliki kecakapan
dalam mengorganisasikan suatu usaha, memenejemen keuangan dan hal-hal terkait, membangun jaringan, dan
memasarkan produk, dibutuhkan pribadi yang supel dan pandai bergaul untuk
memajukan suatu usaha.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ekma4111/manfaat_kewirausahawan.html
http://edukasi.kompasiana.com
http://edukasi.kompasiana.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar